Polri Tegaskan Loyalitas di Bawah Kepemimpinan Presiden RI, Sejumlah Fraksi DPR Nyatakan Dukungan

Detexiid Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya untuk tetap berdiri tegak di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia sebagai pemegang kekuasaan pemerintahan tertinggi negara.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Listyo Sigit Prabowo, yang menekankan bahwa Polri berpegang teguh pada nilai Satya Haprabu sebagai pedoman pengabdian dan loyalitas institusi.

“Satya Haprabu, kami menguatkan tekad pengabdian, setia kepada institusi, dan loyal kepada Presiden sebagai pemimpin tertinggi negara,” ujar Kapolri dalam sebuah forum resmi bersama jajaran pimpinan Polri.

Kapolri menegaskan bahwa loyalitas Polri bersifat konstitusional, bukan personal. Secara ketatanegaraan, Polri berada di bawah Presiden dan bertanggung jawab dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

Sikap tersebut mendapat respons positif dari sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Beberapa fraksi partai politik menyatakan dukungannya terhadap komitmen Polri untuk tetap profesional, solid, dan netral dalam menjalankan tugas negara.

Fraksi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Golongan Karya, Partai Gerindra, serta Partai Kebangkitan Bangsa menilai pernyataan Kapolri sejalan dengan prinsip negara hukum dan sistem pemerintahan presidensial yang diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945.

Para anggota fraksi menegaskan bahwa dukungan tersebut diberikan sepanjang Polri tetap berpegang pada prinsip independensi, profesionalisme, serta tidak terlibat dalam kepentingan politik praktis.

Lebih lanjut, Kapolri juga menegaskan bahwa Polri akan mendukung kebijakan pemerintahan yang sah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, selama kebijakan tersebut berpijak pada hukum dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Komitmen ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri sekaligus menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika sosial dan politik yang terus berkembang.