10 Tahum Minim Pembangunan.Warga Pertanyakan Dana Desa
Detexi.id – MAuara Jambi_Pengelolaan dana desa di Desa Parit, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi menjadi sorotan sejumlah warga. Kepala desa setempat berinisial M.AMAN disebut-sebut diduga tidak transparan dalam penggunaan dana desa selama masa kepemimpinannya.
Beberapa warga mengaku mempertanyakan penggunaan anggaran desa parit karena dinilai tidak terlihat adanya perkembangan pembangunan yang signifikan di desa tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
“Selama kurang lebih sepuluh tahun terakhir, kami merasa pembangunan di desa ini sangat minim. Kami tidak pernah mendapatkan penjelasan yang jelas mengenai penggunaan dana desa,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga Soroti Minimnya Pembangunan
Menurut warga,kondisi tersebut memicu kecurigaan di tengah masyarakat karena pemerintah desa dinilai jarang menyampaikan laporan penggunaan anggaran secara terbuka kepada masyarakat.
Bahkan, beberapa waktu lalu warga sempat melakukan aksi unjuk rasa untuk meminta pemerintah desa lebih transparan dalam pengelolaan dana desa.
“Warga hanya ingin keterbukaan sesuai UU keterbukaan informasi publik(KIP),
Dana desa itu kan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” kata warga lainnya.
Upaya Konfirmasi Belum Mendapat Tanggapan,
Awak media telah mencoba menghubungi Kepala Desa Parit berinisial M.AMAN melalui pesan WhatsApp untuk meminta klarifikasi terkait tudingan tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Sejumlah warga menyebut pihaknya berencana akan melaporkan dugaan
ketidak-terbukaan pengelolaan dana desa tersebut kepada instansi terkait, seperti Inspektorat Kabupaten Muaro Jambi, Kejaksaan Negeri Muaro Jambi, serta Kejaksaan Tinggi Jambi,
-MENDESAK TURUN TANGAN-
Langkah ini dilakukan agar pengelolaan dana desa dapat diperiksa secara transparan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih membuka ruang klarifikasi dari pihak pemerintah Desa Parit untuk memberikan penjelasan terkait pengelolaan dana desa yang menjadi sorotan masyarakat tersebut.(Red-AF)






