Proyek Penataan Kawasan Kantor Gubernur Jambi Yang Menelan Anggaran 4,3 milyar lebih Sangat Melukai Hati Masyarakat Jambi

Detexi. id  (Jambi) – Proyek penataan kawasan kantor Gubernur Jambi yang menelan anggaran sekitar Rp 4,3 miliar menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pekerjaan yang seharusnya menghadirkan ruang terbuka hijau yang layak dan representatif itu dinilai jauh dari harapan. Rabu (19/11/2025)


‎Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah bagian pekerjaan tampak cacat dan mencolok secara visual. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa kualitas material yang digunakan tidak memadai, meski disebut memenuhi standar SNI. Selain itu, proses pencampuran bahan diduga tidak sesuai ketentuan, sementara pengawasan proyek dinilai tidak berjalan maksimal.

‎Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)  Lembaga keadilan peduli masyarakat indonesia (LKPMI) Dedy Yansi mempertanyakan kesesuaian antara kualitas pekerjaan dan besarnya anggaran yang digelontorkan.
‎“Kalau anggarannya miliaran, masyarakat pasti berharap hasilnya maksimal. Memang belum selesai seluruhnya, tapi yang terlihat sekarang sangat meragukan apakah bangunan ini akan bertahan lama,” ujar Dedy Yansi, Rabu (19/11/2025)

‎Di tengah maraknya dugaan penyimpangan proyek di Provinsi Jambi, warga menilai perlunya evaluasi menyeluruh agar penggunaan anggaran negara benar-benar memberi manfaat optimal. Proyek pemerintah, tegas warga, harus menggunakan bahan berkualitas terbaik dan dikerjakan sesuai standar agar kepercayaan publik dapat kembali meningkat.

‎Masyarakat juga meminta agar pengawasan diperketat, baik oleh konsultan maupun instansi teknis terkait, guna memastikan pekerjaan selesai tepat waktu, berkualitas, dan tidak dikerjakan secara asal-asalan.

Sebagai informasi, proyek penataan kawasan Kantor Gubernur Jambi ini dikerjakan oleh CV. Berkah Ilham Jaya dengan pagu anggaran Rp. 4,3 Miliar lebih. (YT)