Polda Sumbar Tambah Personel.Amankan Proyek Sitinjau laut
Kota Padang – Detexi.d – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) berencana menambah jumlah personel untuk pengamanan proyek Flyover Sitinjau Lauik menyusul insiden dugaan pengancaman terhadap petugas oleh sejumlah warga.
“Rencananya kita minta tambahan personel sekitar satu regu lagi,” kata Kepala Sub Direktorat Kawasan Tertentu Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sumbar AKBP Sumintak di Kota Padang, Senin.
Hal tersebut disampaikan AKBP Sumintak menanggapi dugaan sekelompok orang yang menghalangi petugas untuk melanjutkan pengerjaan Jalan Layang Sitinjau Lauik. Bahkan, beberapa di antaranya juga diduga menggunakan kekerasan di lokasi proyek.
Saat ini, kata dia, terdapat satu regu yang terdiri dari delapan personel yang bersiaga 24 jam. Ke depan, Polda Sumbar berencana menambah delapan anggota lagi agar pengamanan proyek bernilai investasi Rp2,79 triliun itu bisa berjalan lancar.
“Kalau bisa kita tambah satu regu lagi sampai suasana ini kondusif,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan polisi, sejumlah orang yang menghalangi proyek Sitinjau Lauik bukan warga setempat (Lubuk Kilangan) atau dari kaum Suku Jambak.
“Mereka bukan orang sini. Jadi sebenarnya tidak ada hubungan dengan permasalahan ini,” kata AKBP Sumintak.
Terpisah, Direktur PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik Michael Arthur Paulus Rumenser membenarkan sebelumnya Maimunah juga sempat menghalangi pekerja untuk melanjutkan proyek Sitinjau Lauik.
“Pada saat itu (kejadian pertama) kita tidak melaporkannya ke polisi karena sedang dalam proses konsinyasi,” kata dia.
Terkait penghalangan yang kedua kalinya, HPSL segera berkoordinasi dengan Polda Sumbar terkait langkah yang tepat agar pembangunan proyek strategis tersebut tidak kembali terhalang./**






